Bupati Herdiat Hadiri Ekspose DED Pusat Budaya Kabupaten Ciamis

CIAMIS, SETKAB CIAMIS -Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menghadiri Ekspose Detail Engineering Design (DED) perencanaan pembangunan Pusat Budaya Ciamis bertempat di ruang Oproom Sekretariat Daerah Ciamis, Senin (14/12/20).

Pusat Kebudayaan tersebut rencananya akan dibangun di Tempat Wisata Budaya Situs Karangkamulyan di Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis.

Pembahasan DED tersebut dihadiri oleh Kepala Disbudpora, Kepala Dinas Pariwisata, Rektor Universitas Galuh, Budayawan Ciamis serta para SKPD terkait di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Ciamis.

Dalam Kesempatan itu, Konsultan Perencanaan Pembangunan Firmansyah mengatakan ekspose DED tersebut merupakan review dari DED sebelumnya tentang Pembangunan Pusat Budaya Di Kabupaten Ciamis.

Diketahui, DED pembangunan Pusat Budaya di Ciamis sebelumnya telah direncanakan pada tahun 2019 akan tetapi baru dapat ditindak lanjuti kembali pada tahun 2020.

“Pusat Budaya tersebut rencananya akan dibuat dengan konsep abtraksi yang instragameble sesuai dengan atensi Gubernur Jawa Barat, dengan tidak menghilangkan nilai- nilai budaya khas Ciamis seperti diantaranya kolam perenungan, pendopo-pendopo dan ruangan-ruangan yang multifungsi,” ungkap Firmansyah.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Ciamis mengatakan Sukses tidaknya pembangunan tergantung dengan matang dan tidaknya perencanaan, jangan sampai hasil akhir nya tidak sesuai dengan yang direncanakan.

“Berdasarkan dari pengalaman dari pembangunan sebelum-sebelumnya di Ciamis, ada diantara hasil nya yang tidak sesuai dengan yang direncanakan atau gagal, berkaca dari kejadian tersebut maka untuk pembangunan selanjutnya baik dari provinsi maupun Pusat selalu kami ekspose biar jelas segala sesuatunya,” ungkap Herdiat.

Herdiat menuturkan pihaknya mendukung penuh dan mengapresiasi terhadap apa yang disampaikan Konsultan Perencanaan, akan tetapi pembangunannya harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran.

“Secara umum kami sudah sepakat dengan apa yang telah disampaikan oleh Konsultan Perencanaan, akan tetapi dalam pembuatanya hendaknya disesuaikan dengan kemampuan anggaran atau APBD yang ada, syukur-syukur bisa membantu mendorong anggaranya baik dari provinsi maupun dari pusat” ucapnya.

Selain itu, Bupati Herdiat mempunyai keinginan untuk membangun Musium Budaya di lokasi tersebut. “Di Ciamis banyak sekali benda-benda sejarah yang tidak terukur nilainya dan banyak dirawat secara pribadi oleh masyarakat, jika ada Musium tentu akan ada tempat untuk menghimpunnya.” terangnya.

Bupati Ciamis berpesan agar dalam proses pembangunan pusat budaya tersebut dapat melibatkan semua potensi termasuk masyarakat sekitar dan yang paling penting tidak merusak lingkungan.

“Saya berpesan kepada konsultan untuk melibatkan masyarakat dan potensi yang ada, kami ingin pusat budaya yang betul- betul terintegrasi baik agamanya, budayanya maupun ekonominya,” tandasnya.

Sementara itu Ketua Dewan Kebudayaan Ciamis sekaligus Rektor Universitas Galuh, Yat Rospia Brata menambahakan supaya dalam pembangunannya meskipun konsepnya milenial akan tetapi harus tetap ada nilai-nilai sejarahnya.

HUMAS CIAMIS

Topic:

Just For You