Dilecehkan, Siswi SMP di Ciamis Ini Malah Dikeluarkan dari Sekolah

Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Pepatah itulah yang dialami oleh AI, siswi sebuah SMP di Ciamis, Jawa Barat. Setelah menjadi korban pelecehan seksual, dia justru dikeluarkan dari sekolah. Bahkan kasus yang sudah dilaporkan ke polisi pun belum juga ada kejelasan.

Kini siswa kelas VII ini hanya bisa berdiam di rumah. Sementara para teman AI sedang sibuk mengikuti ujian kenaikan kelas. AI mengaku dikeluarkan dari sekolah oleh gurunya setelah kasus pelecehan seksual yang dialaminya menyebar di masyarakat.

AI mengaku merasa tertekan dengan apa yang dialaminya. AI dan keluarganya mengaku kecewa dengan polisi yang tidak segera memproses laporan mereka. Terbukti, pelaku pelecehan berinisial W, warga Margajaya, Kecamatan Pamarican, belum diamankan dan dimintai keterangan.

Menurut AI, pelecehan seksual yang dilakukan W telah terjadi 4 kali. “Namun dia tidak bersedia mempertanggungjawabkan perbuatannya. Saya sangat berharap polisi segera menindaklanjuti kasus tersebut,” kata AI di Ciamis, Jawa Barat, Kamis (6/6/2013).

Sementara, pihak sekolah membantah kabar telah mengeluarkan AI. Wakil kepala sekolah tempat AI belajar Wiwi Kartiwi mengatakan, justru anak didiknya itulah yang tidak punya keinginan untuk bersekolah kembali.

“Kami tidak mengeluarkan dia, namun dia sendiri yang tidak mau masuk sekolah. Karena sudah lama tidak masuk sekolah, maka tidak bisa mengikuti ujian,” jelas Wiwi.

Sedangkan saat dikonfirmasi, pihak Polsek Pamarican belum bisa memberi banyak keterangan. Polisi menegaskan kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. (Lip6/JBN)

Topic:

Just For You