Engkon Komara: Lamun Alus Kieu Mah Urang Daek Euy Jadi Manajerna

Sepak bola Kabupaten Ciamis mencatat sejarah baru. Warga Tatar Galuh pun larut dalam euforia setelah untuk kali pertama Kesebelasan Persatuan Sepak bola Galuh Ciamis (PSGC) lolos ke Divisi Utama Liga Indonesia yang akan berlaga musim 2014.

Senin (23/9/­2013) siang, suasana jalan di pusat Ciamis Kota meriah menyambut kedatangan skuat “Laskar Galuh” dari ajang Kompetisi Divisi I Liga Indonesia XVIII 2013 Putaran II yang berlangsung di Stadion Singaperbangsa, ­Kabu­paten Karawang, dan Stadion Lebak Bulus, Jakarta. Layaknya perlakuan terhadap tim yang baru meraih gelar juara, ribuan warga dan para bobotoh PSGC di pinggir jalan mengelu-elukan pemain saat mereka hendak menuju Pen­dopo Kabupaten Ciamis. Selain dikawal kendaraan kepolisian, para pemain yang naik kendaraan truk terbuka diiringi pula oleh rombongan kendaraan bermotor bobotoh.

Rombongan pemain dan ofisial langsung disambut Bupati Ciamis H. Engkon Komara. Lolosnya “Laskar Ciung Wanara” memang menjadi kado indah kepemim­pinan bupati yang telah menjabat dua periode dan memastikan akan segera mengakhiri jabatannya itu.

“Pen­capaian yang luar biasa, ini hal yang patut dibangggakan. Maju mundurnya suatu daerah salah satunya bisa diukur oleh prestasi olah raga. PSGC telah mem­buktikan kemajuan suatu dae­rah,” kata Engkon.

Diungkapkan Engkon, keberhasilan PSGC yang lolos ke Divisi Utama tentunya harus terus dikembangkan dan pro­fesional. Apalagi ke depannya, segala hal kebutuhan finansial tidak bisa bersumber dari Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Dengan keberhasilan ini diperlukan kerja keras dan lebih profesionalisme lagi, mulai dari jajaran mana­jemen, pelatih atau para pemain. Lamun alus kieu mah urang daek euy jadi manajerna,” ujar Engkon seolah bergurau, disambut tawa para pemain dan Manajer PSGC, H. Herdiat.

Menurut Herdiat, keberhasilan PSGC hingga bisa lolos ke Divisi Utama ini berkat upaya keras seluruh jajaran manajemen, pe­latih, dan para pemain yang telah berkomitmen untuk bangkit dan maju bersama. Perjalanan PSGC menuju Divisi Utama ini tentunya tidaklah segampang membalikkan tela­pak tangan, namun melalui pe­rjuangan dan jerih payah yang cukup melelahkan serta memerlukan kebersamaan.

Sebagai imbalan jerih payahnya, para pemain akan diberikan penghargaan berupa bonus. Namun Herdiat tak menyebut nominalnya.

“Bagi persepakbolaan Ciamis, prestasi yang telah diraih ini merupakan kali pertama kali bisa berlaga di Divisi Utama. Ini tak lepas dari dukungan Pak Bupati beserta seluruh warga Tatar Galuh,” ujar Herdiat yang juga Sekretaris Daerah Ciamis itu.

Pelatih Kepala PSGC Heri Rafni Kotari mengatakan, keberhasilan anak asuhnya ini merupakan wujud dan bukti nyata yang telah ditargetkan pihak manajemen dan harapan warga Tatar Galuh agar lolos ke Divisi Utama.

“Alhamdulillah kami bisa mewujudkan apa yang telah ditargetkan. Untuk menghadapi laga di Divisi Utama 2014, tentunya kami akan terus berupaya meningkat presatasi yang telah diraih,” ucap Heri yang juga mantan pemain PSGC, Persib Bandung, dan Bandung Raya tersebut. (KP/CNc).

Photo: @BALADGALUH

Topic:

Just For You