Jembatan Cikarohel Ambrol, Jalur Ciamis-Tasikmalaya Terancam Putus

jembatan ambrol (ilustrasi)

Jembatan Cikarohel yang menghubungkan jalan nasional di perbatasan Desa Imbanagararaya, Kecamatan Ciamis dan Desa Cimari, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis ambrol.

Jika tidak segera ditangani, jembatan tersebut terancam ambruk dan akan menganggu arus lalu-lintas yang menghubungkan antara Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya. Jembatan tersebut ambrol, setelah tergerus aliran air sungai Cimarongmong. Bagian bawah jembatan secara terus menerus ambrol dan menggerus bagian pondasi jembatan.

Wakil Ketua BPD Desa Imbanagara Raya Panji Supanji mengatakan, jembatan tersebut ambrol akibat hujan deras menguyur kawasan Ciamis dan sekitarnya. Jika tidak segera ditangani bisa membuat jembatan ambruk total. Pasalnya, kondisi tembok jembatan sudah lapuk.

“Saya khawatir jembatan itu akan ambruk, sebab irigasi Cimarongmong yang posisinya beberapa meter dari tembok penyangga jembatan ambrol akibat derasnya aliran sungai Cimarongmong dan sudah lapuknya usia tembok irigasi tersebut,” kata Panji, Sabtu (5/1/2013).

Menurut Panji, beberapa saat setelah ambrolnya tembok irigasi keadaan air masih jauh dari tembok jembatan, namun sekarang keadaan air sudah menyentuh tembok penyangga jembatan.

“Saya berharap pemerintah segera melakukan tindakan, agar secepatnya keadaan tersebut segera diperbaiki. Kalau sudah ambruk, penanganan akan lebih sulit lagi,” tambah Panji.

Kepala Desa Imbanagara Raya Wawan Tarwan mengatakan, saluran irigasi tersebut mengairi ribuan hektar sawah dan kolam milik warga yang berada di hilir irigasi.

“Kami dari pihak pemerintahan dua desa, yaitu Desa Imbanagara Raya dan Desa Cimari sesaat setelah terjadi bencana langsung menyiagakan masing-masing dua anggota Linmas. Anggota linmas dikerahkan, untuk bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi apabila ada kejadian susulan dan antisipasi kecelakaan lalu-lintas,”  kata Wawan.

Kepala Satuan Lalu-lintas Polres Ciamis AKP Andriyanto mengatakan, untuk mengantisipasi kemacetan arus lalu-lintas akibat jembatan ambrol, pihaknya sudah menyiagakan personel Lantas secara bergantian di lokasi bencana.

“Apabila jembatan terjadi longsor, kami sudah menyiapkan jalur alternatif dari arah Banjar menuju Tasikmalaya akan dialihkan melalui jalur Cimaragas,” terang Andriyanto.

Namun, lanjut Andriyanto, saat ini pihaknya masih berupaya mengantisipasi agar jalur tersebut tetap bisa digunakan. Dengan cara berkoordinasi, dengan Dinas Binamarga agar jembatan tidak ambruk.

“Binamarga sudah mengurangi debit air yang mengalir di aliran sungai. Apabila turun hujan lebat terus menerus, Binamarga akan menyiapkan penaganan darurat berupa pembuatan bronjong. Sementar saat ini, jembatan masih bisa dipaksakan untuk dilalui kendaraan dengan cara sistem buka tutup,” ujar Andriyanto.(sindonews)

Topic:

Just For You