Pemkab Ciamis Siap Meningkatkan Kesejahteraan Perangkat Desa

HumasCiamis – Pemerintah Kabupaten Ciamis siap meningkatkan kesejahteraan perangkat desa, ASN dan masyarakat, karena hal tersebut merupakan kewajiban kami dalam meningkatkanya kesejahteraan sebagai upaya memacu kinerja aparatur desa. Diharapkan dengan peningkatan akan dibarengi dengan kinerja yang bagus.

Demikian diungkapkan Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya pada kegiatan Ngopi Bareng Persatuan perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Ciamis bertempat di Foodcourt Taman Lokasana, Jum’at (14/02/2020), siang.

“Mengenai Penghasilan Tetap (Siltap) haruslah disampikan tepat waktu, karena setiap bulannya sudah teranggarkan,” ujarnya.

Pengurus PPDI Ciamis sedang menyimak sambutan Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya pada acara Ngopi Bareng PPDI di Foodcourt Taman Lokasana, Jum’at (14/02/2020). Foto: Dok. Humas Ciamis

Terkait alasan teknis karena laporan desa belum masuk, yang berimabas pada tidak turunya Siltap Bupati Herdiat mengintruksikan pemberiannya dilakukan secara parsial. “Desa yang sudah beres pelaporannya berikan, kalau menunggu terselesaikan semua desa akan lama dan menghambat untuk terpenuhi haknya bagi yang sudah selesai memberikan pelaporan desanya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PPDI Ciamis, Toto Suryanto menyampaikan, permasalahan Siltap yang dibayar terlambat agar diupayakan cara alternatif agar bisa ditunaikan tepat waktu. “Sesuai yang diampaikan Bupati Herdiat dengan pembayaran secara parsial memungkinkan yang telah selesai memberikan pelaporan akan cepat juga dalam penerimaan Siltap, jangan sampai gara-gara keterlambatan desa lain menghambat kita untuk mendapatkan Siltap”, tuturnya.

Kepada Desa Terpilih Harus diberi Pembinaan

Toto Suryanto mengharapka Pemda Ciamis melaksanakan pembinaan kepada Kepala Desa yang nantinya terpilih pada pilkades yang akan dilaksanakan 12 April 2020 mendatang. “Sebagai upaya penyiapan keilmuan dalam mengelola desa perlu kiranya para Kepala Desa terpilih nanti diberikan Pembinaan agar siap memimpin sebuah desa dalam periodenya,” jelas Toto.

Herdiat Sunarya juga mengingatkan, terkati 134 Desa yang menyelenggarakan Pilkades harus pandai – pandai, ASN dan aparatur desa harus berposisi netral tidak memihak kandidat, tatkala ada keberpihakan akan menjadi resiko kedepannya. “Terkait pembinaan Kepala Desa kita akan bahas terlebih dahulu terkait usulan yang disampikan PPDI tersebut”, tutur Herdiat.

*Humas.ciamiskab.go.id

Topic:

Just For You