Peringatan Hari Pahlawan Tingkat Jawa Barat, Ridwan Kamil Menjadi Inspektur Upacara

KOTA BANDUNG- Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tingkat Provinsi Jawa Barat 2020, yang biasa digelar di Lapangan Gasibu dengan jumlah peserta dari berbagai elemen cukup banyak, kali ini Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tingkat Provinsi Jawa Barat, dilaksanakan cukup sederhana.

Berdasarkan pantauan, Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tingkat Provinsi Jawa Barat, dilaksanakan di Halaman Depan Gedung Sate yang hanya dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Sekretaris Daerah Jawa Barat,  Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Barat dengan puluhan orang peserta upacara dari TNI/ Polri serta perwakilan OPD.

Selain itu, petugas pengibar bendera merah putih pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tingkat Provinsi Jawa Barat,yang diaksanakan di tengah Pandemi Covid-19 ini, hanya dilakukan oleh tiga orang petugas pengibar dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Povinsi Jawa  Barat.

Bertindak sebagai inspektur upacara pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tingkat Provinsi Jawa Barat, adalah Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil. Setelah pengibaran bendera upacara dilanjutkan dengan mengheningkan cipta selama 60 detik yang ditandai dengan penekanan tombol sirine selama 60 detik oleh inspektur upacara dilanjut dengan pembacara Teks Pancasila dan UUD 45 serta pembacaan pesan-pesan pahlawan.

Dalam Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tingkat Provinsi Jawa Barat, inspektur upacara membacakan Amanat Menteri Sosial RI, Juliari P Batubara. 

Dalam amanatnya Menteri Sosial RI, Juliari P Batubara mengatakan bahwa hari pahlawan tidak hanya sekadar diingat pada setiap tanggal 10 November saja, namun lebih dari itu perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah mempertaruhkan nyawanya untuk mempertahankan kedaulatan negara kesatuan republik Indonesia perlu terus dikenang sepanjang masa oleh semua sebagaimana tema hari pahlawan tahun 2020 yaitu ” Pahlawanku Sepanjang Masa “.
“Apa yang telah dilakukan para pahlawan kiranya dapat menginspirasi dan memotivasi kita semua untuk meneruskan perjuangan mereka,” kata Juliari, dalam amanatnya.

Kalau dulu kita berjuang dengan mengangkat senjata, maka sekarang kita berjuang melawan berbagai permasalahan bangsa,seperti: kemiskinan, bencana alam, narkoba, paham- paham radikal, dan termasuk berjuang melawan pandemi Covid-19 yang saat ini melanda dunia.

Meskipun dalam masa pandemi covid, peringatan hari pahlawan tahun 2020 diharapkan dapat berlangsung secara khidmat dan tidak kehilangan makna. Bahkan dapat memberikan energi tambahan untuk menggugah kesadaran segenap elemen bangsa untuk terus bersatu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa.

Menurut Juliari, nilai-nilai kepahlawanan seperti : percaya kepada tuhan YME, rela berkorban, pantang menyerah, suka membantu, bergotong royong,perlu terus dirawat dan dipupuk agar dapat tumbuh bersemi di dalam hati sanubari setiap rakyat Indonesia.

“Semangat kepahlawanan yang terus menyala,dapat dijadikan sebagai motor penggerak dalam upaya kita mengisi kemerdekaan untuk mewujudkan cita-cita pendiri negeri ini.Yakin apabila setiap anak bangsa Indonesia tertanam semangat dan nilai-nilai kepahlawanan tersebut, maka kita akan dapat menyelesaikan berbagai masalah bangsa,” ucapnya.

Juliari mengajak kepada masyarakat untuk berkontribusi kepada bangsa dan negara dengan menjadi pahlawan masa kini yang memiliki empati untuk menolong sesama, saling menghargai dan menghormati satu sama lain serta mengimbau kepada seluruh rakyat Indonesia untuk berpartisipasi memperingati Hari Pahlawan Tahun 2020 sebagai salah satu bentuk penghargaan atas jasa para pahlawan.

“Sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Fathers kita Sukarno yang menyatakan bahwa “…hanya bangsa yang menghargai jasa pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar…”. ujarnya.
Juliari menyatakan, bentuk penghormatan terhadap para pahlawan bisa dilakukan dengan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan bersatu, bergotong royong mengisi kemerdekaan membangun negeri. Jangan sia-siakan perjuangan para pahlawan yang telah rela mengorbankan jiwa dan raganya demi bumi pertiwi ini.

“Kita buktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang tangguh, berdaya saing, penuh dengan daya kreasi yang tidak kalah dengan bangsa-bangsa lain di dunia,” tegasnya. (Parno).

               

Topic:

Just For You