Ridwan Kamil Targetkan 5 Ribu Pesantren Ikuti Program OPOP

KOTA BANDUNG – Pesantren menyimpan potensi yang besar sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Selain menjadi pusat pendidikan dan keagamaan, pesantren dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat. 

Guna memaksimalkan potensi ekonomi pesantren, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat  berinovasi. Salah satunya dengan meluncurkan program One Pesantren One Product (OPOP) tahun 2018 lalu. 

Gubernur Jabar Ridwan Kamil melaporkan, hingga saat ini 1.500 pesantren mengikuti program OPOP. Di tengah pandemi COVID-19, Pemda Provinsi Jabar berupaya memperluas pasar dengan memanfaatkan platform digital. 

“1500-an pesantren Alhamdulillah sekarang sudah punya bisnis dan berhasil selama pandemi karena dibimbing oleh Pemda Provinsi Jabar untuk memulai program wirausaha dan go digital,” kata Kang Emil usai menghadiri acara Temu Bisnis dan Penyerahan Hadiah OPOP di Hotel Papandayan, Kota Bandung, Selasa (8/12/2020). 

Kang Emil mengatakan, Pemda Provinsi Jabar menargetkan 5.000 pesantren bergabung dalam program OPOP. Hal ini untuk membuktikan bahwa semangat wirausaha di pesantren dan digitalalisasi tidak hanya milik warga perkotaan, tetapi juga untuk warga di perdesaan yang menjadi basis keberadaan pesantren.

“Mudah-mudahan target 5.000 Pesantren sampai akhir masa jabatan, bisa diwujudkan dan kita bisa membuktikan bahwa semangat wirausaha semangat digitalisasi tidak hanya milik orang kota, tapi juga mereka-mereka yang ada di perdesaan,” ucapnya.

Selama pandemi COVID-19, produk-produk pesantren yang tergabung dalam OPOP dipasarkan melalui pameran online. Hal ini untuk lebih memudahkan pembeli dan pesantren melakukan transaksi jual-beli. 

“Selama pandemi COVID-19 kita melakukan pameran online, jadi pembeli bisa mengeklik seolah-olah berada di tempat pameran dan produknya dan sehingga bisa melakukan transaksi kepada pesantren,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kang Emil juga memberikan penghargaan tiga terbaik pesantren yang mengembangkan wirausaha. Produk ketiga pesantren tersebut akan dipromosikan ke pasar global. 

“Kami memberikan juga penghargaan tiga terbaik yang insyaallah akan jualan sampai ke luar negeri,” ucapnya. (Parno)

               

Topic:

Just For You