PSGC.CO.ID, CIAMIS – Liga 2 Indonesia tahun 2019, PSGC tergabung di wilayah barat dengan jumlah peserta 12 team.
Perpaduan pemain yang terdiri dari putra daerah, pemain dari luar Kabupaten Ciamis serta ditambah seorang pemain naturalisasi digabungkan menjadi satu dalam team Laskar Galuh.
Salah satu pemain lokal Ciamis yang jarang terexpose media namun penampilannya sangat gesit dilapangan dan bisa menjadi kekhawatiran team-team lawan. Siapakah dia ?
‘Dika Pratama..’
Ya.. Dika Pratama, gaya permainannya dilapangan bisa diibaratkan dengan aktor serangan lini tengah Manchester City ‘David Silva’.
Pemain kelahiran Ciamis 27 Juli 1995 ini memang termasuk muka baru dalam dunia sepakbola profesional. Bergabung dengan PSGC Ciamis pada kompetisi Liga 2 2017 selama semusim. Tahun 2017 menjadi awal pembuktian seorang Dika kala PSGC ditangani pelatih asal Brazil Carlos De Mello. Pantas saja pada saat itu Dika sering dikasih kepercayaan menjadi pemain inti.
Melihat kelihaian mengolah sikulit bundar yang tak diragukan lagi, Dika kembali dipanggil Laskar Galuh untuk mengarungi kompetisi Liga 2 Indonesia 2019 yang saat ini ditangani mantan caretaker PERSIB, Herrie Setiawan.
Sosok Dika Pratama ini mempunyai kemampuan individu yang baik, penguasaan bola yang bagus serta ditunjang dengan kecepatan berlari diatas rata-rata. Bahkan tak jarang juga menciptakan peluang gol dan memberikan umpan-umpan akurat bagi rekan se-teamnya.
Usahanya menjadi pemain sepak bola ternyata tak luput dari lika-liku perjalanan hidupnya, namun kerja keras dirinya yang membuat pemain asal Kertanagara – Kawali ini menjadi pemain profesional yang disegani. Mulai bermain bola sejak umur 10 taun, sampai saat ini Dika tetap mendapat dukungan penuh dari keluarga khususnya kedua orang tuanya.

“Waktu jaman SMP ada yang bilang bahwa saya tidak akan bisa menjadi pemain bola profesional karena postur tubuh saya kecil. Disitu saya merasa berkecil hati.” Terang pemain yang berpostur tinggi 165 cm ini.
Pemain yang mengidolakan Ricardo Kaka ini mempunyai harapan yang sama dengan seluruh elemen supporter dan masyarakat Ciamis umumnya untuk bisa membawa PSGC Ciamis berprestasi.
“Secara pribadi saya berharap mudah – mudahan kedepannya bisa main reguler di PSGC membawa PSGC naik kasta ke Liga 1.” Ujarnya.
Mengenai pertandingan pertama melawan PERSITA, jika ia mendapatkan kepercayaan bermain dari menit-menit awal akan memaksimalkan kesempatan yang diberikan pelatih.
“Saya siap dan selalu siap, targetnya meraih 3 point penuh itu yang paling utama” jelasnya.
The post Si Gesit, Aktor Serangan Lini Tengah Laskar Galuh appeared first on Website Resmi PSGC CIAMIS.