
Dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadan 1442 H Himpunan Mahasiswa Prodi Administrasi Publik (HMP AP) Universitas Galuh menyelenggarakan kegiatan Gema Ramadan, Rabu (28/4/2021).
Ketua HMP AP Universitas Galuh Ahmad Arofiqi menjelaskan, acara Gema Ramadan ini dibagi menjadi tiga kegiatan, yaitu kajian Keagamaan dengan tema “Membentuk Generasi Qurani Guna Imbangi Moralitas Generasi Milenial”, pembagian takjil di sekitar alun-alun Ciamis (Kerjasama HMP AP Universitas Galuh dengan Berbagi Nasi (Bernas) Ciamis), dan tadarus Al-Qur’an bi Nadzri dan Khotmil Qur’an di Masjid Raudhatul Muttaqien bersama UKM LDKRM Universitas Galuh.
“Melihat Realita yang ada, masalah moral sering terjadi dikalangan remaja padahal moral merupakan aspek yang penting untuk merubah suatu paradigma. Dewasa ini, pentingnya internalisasi nilai-nilai moral menjadi hal yang urgensi dan krusial karena bisa menjadi salah satu modal untuk generasi muda yang berkemajuan. Dengan terselenggarakannya kegiatan Gema Ramadan, semoga dapat menanamkan nilai etik dan moral dalam kehidupan bermasyarakan secara utuh,” kata Ahmad Arofiqi.

Raray, Ketua UKM LDKRM Universitas Galuh sekaligus pemantik pada kajian kegiatan keagamaan mengatakan, generasi muda kini lebih banyak yang bermasalah dalam etika seperti sopan santun, gaya kerja, pandangan atau semangat, idealisme dan hal itu menjadi fenomena global. Faktor utama penyebab penyimpangan moral generasi muda yaitu faktor eksternal, seperti media sosial dan lingkungan. Selain itu, faktor internal terdapat pada instan value yakni segala sesuatu yang hadir secara instan dan cepat, sehingga apapun harus diraih secara instan ini menjadi masalah, karena berdampak pada pengabdian nilai moral.
“Menginternalisasi nilai moral menjadi hal yang sangat urgensi dan krusial bagi tegaknya suatu bangsa. Tanpa pendidikan nilai moral kemungkinan besar suatu bangsa bisa carut marut. Dibulan suci ramadhan ini mari kita sama-sama menginternalisasi nilai-nilai moral dan meng aktualisasikannya kedalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud manifestasi dari keyakinan terhadap baik dan perbuatan dhohir manusia,” ucap Raray.

Kegiatan yang lain yaitu bagi-bagi takjil gratis dilakukan di dua titik, antara lain di area sekitar Pos Polisi dan di depan gedung DPRD Kabupaten Ciamis. Untuk sasaran penerima takjil gratis difokuskan kepada warga yang membutuhkan dan warga pengguna kendaraan.
“Terima kasih kepada Himpunan mahasiswa Administrasi Publik, FISIP, Universitas Galuh yang sudah berkolaborasi bersama Berbaginasi Ciamis,” kata Dewi Ketua Berbaginasi Ciamis.

Sementara terkait Nuzulul Quran, salah satu panitia kegiatan Syifa Raihan menyampaikan peringatan Nuzulul Qur’an ini dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur atas turunnya Al Qur’an dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW.
“Peringatan Nuzulul Quran harus benar-benar menjadi momentum umat iIslam agar kembali membaca, menelaah dan memahami kandungan Alquran, karena Alquran tidak hanya berisi sejarah, moral dan aturan hukum saja, melainkan kajian ilmiah, isyarat alam serta ilmu pengetahuan modern,” pungkasnya.
Kegiatan Gema Ramadan HMP AP FISIP UNIGAL ini tetap dilakukan dengan protokol kesehatan (prokes) sesuai anjuran dari pemerintah.
(*)