KOTA BANDUNG- Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menggelontorkan anggaran sebesar Rp.3,5 miliar untuk renovasi Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat.
Menurut Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil, gedung yang merupakan hibah dari Pemerintah Provinsi pada masa kepemimpinan Gubernur Jawa Barat, Aang Kunaefi, merupakan bangunan kolonial yang sudah lama tidak direnovasi.
“Kami meresmikan bangunan yang luar biasa, gedung Kantor MUI Jabar, dulu bangunan kolonial yang dihibahkan tahun 1970an, tapi sangat terbengkalai kurang maksimal dan Alhamdulillah dengan hibah kami, kita jadikan representasi, kenapa Jawa Barat karena mewakili umat Islam terbesar di Indonesia,” ucapnya.
Gubernur mengharapkan, di gedung yang baru direnovasi ini akan menghasilkan ijtihad-ijtihad yang produktif bagi kemaslahatan umat.
“Tugas ulama ini menjaga air supaya tenang tidak bergelombang, karena mahalnya harga aman, nyaman, kondusif itu akan terasa kalau sudah ada kerusuhan, kalau sudah ada problem baru semua minta pendapat kiai,” katanya.
Menurut Gubernur, Jawa Barat membutuhkan para ulama yang mengeluarkan nasehat-nasehat yang dibutuhkan untuk menjaga agar Jawa Barat itu ibarat air yang selalu tenang dan air yang selalu jenih.
“Kami sebagai provinsi yang muslimnya paling besar se-Indonesia lebih banyak dibanding semua umat muslim di Saudi Arabia, kami ingin menjadi wajah masa depan dunia,” ujar Gubernur, usai meresmikan Kantor MUI Provinsi Jawa Barat, Kamis (05/03/2020). (Parno)
| Tweet |