Pertandingan tensi tinggi tersaji dalam lanjutan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia BRI Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (21/11/2025). Tuan rumah PERSIB Bandung berhasil mengamankan tiga poin krusial setelah menundukkan tamunya, Dewa United Banten FC, dengan skor tipis 1-0.
Kemenangan ini tidak diraih dengan mudah. Di hadapan puluhan ribu Bobotoh yang memadati stadion, Maung Bandung harus berjuang hingga detik terakhir, terutama setelah bermain dengan 10 orang akibat kartu merah yang diterima Beckham Putra Nugraha menjelang akhir laga. Gol tunggal kemenangan dicetak oleh striker anyar andalan mereka, Andrew Patrick Jung, melalui titik putih.
Babak Pertama: Duel Fisik dan Hujan Kartu Kuning
Sejak peluit kick-off dibunyikan wasit, atmosfer di GBLA langsung memanas. Kedua tim memperagakan permainan terbuka dengan intensitas tinggi. Dewa United, yang datang dengan misi mencuri poin, langsung memberikan kejutan di menit-menit awal.
Pada menit ke-12, gelandang serang asing Dewa United, Hugo Gomes dos Santos Silva, nyaris membungkam publik tuan rumah. Ia melepaskan tembakan keras terukur, namun sayang bola masih melebar tipis di sisi gawang PERSIB.
Ketataan pertandingan membuat benturan fisik tak terelakkan. Wasit harus bekerja keras mengendalikan emosi pemain. Nick Anna Maria Francois Kuipers, yang mengawal lini belakang Dewa United, menjadi pemain pertama yang diganjar kartu kuning pada menit ke-15 akibat pelanggaran keras. Tekanan mental terus berlanjut, hingga rekannya, Moh. Edo Febriansyah, juga masuk dalam buku catatan wasit dengan kartu kuning di menit ke-29.
Di sisi lain, PERSIB Bandung mencoba membongkar pertahanan Banten Warrior melalui kreativitas lini tengah. Thom Jan Marinus Haye menjadi motor serangan, menciptakan peluang matang bagi rekan-rekannya. Tercatat, Julio Cesar de Freitas Filho (21′) dan Saddil Ramdani (30′) mendapatkan peluang emas lewat tembakan tepat sasaran (shot on target), namun ketangguhan kiper dan pertahanan Dewa United memaksa babak pertama berakhir dengan skor kacamata, 0-0.
Babak Kedua: Kebuntuan Pecah Lewat Titik Putih
Memasuki paruh kedua, pelatih PERSIB melakukan perubahan strategi cepat. Bek muda Kakang Rudianto ditarik keluar digantikan oleh Beckham Putra Nugraha (46′) untuk menambah daya gedor. Dewa United merespons dengan memasukkan Theo Fillo B.D. Numberi menggantikan Hugo Gomes.
Masuknya Beckham dan agresivitas Saddil Ramdani serta Thom Haye membuat PERSIB semakin mendominasi penguasaan bola di awal babak kedua. Gempuran bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil manis.
Momen krusial terjadi di menit ke-62. Setelah serangkaian serangan, Andrew Patrick Jung berhasil melepaskan tembakan yang merepotkan pertahanan lawan hingga berujung pelanggaran di kotak terlarang. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih. Jung, yang maju sebagai eksekutor, dengan dingin menaklukkan kiper Dewa United pada menit ke-63.
GOOL! Skor berubah 1-0 untuk keunggulan PERSIB Bandung, membuat GBLA bergemuruh.
Respon Taktis Dewa United dan “Super Sub”
Tertinggal satu gol, Dewa United tampil all-out. Pelatih mereka menarik keluar Edo Febriansyah dan memasukkan pemain naturalisasi berpengalaman, Stefano Jantje Lilipaly (53′). Tak cukup sampai di situ, Egy Maulana Vikri dan bek asing Cassio Fernando Scheid juga dimasukkan pada menit ke-66 untuk menambah variasi serangan.
Pergantian ini terbukti efektif. Lilipaly langsung menjadi kreator serangan berbahaya. Pada menit ke-64, umpan manisnya berhasil dikonversi menjadi tembakan akurat oleh Alexis Nahuel Messidoro, namun kiper PERSIB masih sigap mengamankan gawangnya.
PERSIB pun merespons dengan memperkuat lini tengah dan pertahanan, memasukkan Rosembergne da Silva (70′), Ramon de Andrade Souza (72′), dan Robi Darwis (76′). Rosembergne bahkan sempat mengancam gawang Dewa United lewat tembakan di menit ke-75.
Drama Menit Akhir: Kartu Merah dan Pertahanan Solid
Ketika kemenangan seolah sudah di depan mata, drama terjadi di lima menit terakhir waktu normal. Beckham Putra Nugraha, yang baru masuk di babak kedua, harus mengakhiri laga lebih cepat. Setelah menerima kartu kuning pertama di menit ke-78, ia kembali melakukan pelanggaran fatal. Wasit mencabut kartu kuning kedua yang berujung Kartu Merah pada menit ke-86.
Situasi ini memaksa PERSIB bermain dengan 10 orang di sisa waktu krusial. Melihat celah ini, Dewa United memasukkan penyerang tajam Jean Marie Privat Befolo Mbarga (87′) untuk memaksakan hasil imbang.
Namun, mental juara Maung Bandung berbicara. Meski digempur habis-habisan oleh Dewa United yang unggul jumlah pemain, pertahanan PERSIB tampil heroik dan disiplin hingga peluit panjang berbunyi.
Tiga Poin Mahal Menuju Tangga Juara
Kemenangan 1-0 ini sangat vital bagi PERSIB Bandung untuk menjaga asa dalam perburuan gelar juara musim ini. Kemampuan tim untuk mempertahankan keunggulan meski kalah jumlah pemain menunjukkan kedewasaan mental skuad Pangeran Biru.
Sementara bagi Dewa United, kekalahan ini terasa pahit mengingat banyaknya peluang dan keunggulan pemain di menit akhir yang gagal dimanfaatkan. (Red)