Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana mengambil alih penanganan infrastruktur jalan desa sebagai upaya mempercepat perbaikan dan memeratakan kualitas pembangunan di seluruh wilayah. Dengan kebijakan ini, desa tidak lagi diwajibkan mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan, sehingga Dana Desa dapat diarahkan pada kebutuhan sosial yang lebih mendesak.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan bahwa seluruh proses pembangunan jalan desa nantinya akan ditangani langsung oleh pemerintah provinsi. Ia memastikan bahwa pembiayaan infrastruktur dasar tersebut tidak akan mengurangi alokasi Dana Desa yang sudah menjadi hak pemerintah desa. “Itu infrastrukturnya akan langsung kami biayai sampai selesai,” ujar Dedi.
Dedi menegaskan bahwa skema pengambilalihan ini dirancang untuk memberi ruang fiskal lebih besar bagi desa. Dengan tidak lagi dibebani kebutuhan anggaran pembangunan jalan, desa diharapkan dapat lebih fokus pada program-program peningkatan kesejahteraan warga.
Menurutnya, Dana Desa akan lebih bermanfaat jika dialihkan pada sektor penting seperti percepatan penurunan stunting, peningkatan layanan kesehatan masyarakat, hingga penyelesaian berbagai persoalan sosial lainnya. Pemerintah provinsi berharap kebijakan ini mampu memperkuat pembangunan desa sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jawa Barat secara menyeluruh.
Pemprov Jabar Ambil Alih Perbaikan Jalan Desa, Dana Desa Difokuskan untuk Program Sosial
Leave a comment