BANDUNG-Proyek pembangunan Kareta Cepat Jakarta-Bandung mengalami progres yang lumayan signifikan. Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan, progres yang signifikan itu di antaranya dengan ada kesepakatan antara sebuah perusahaan pertambangan dengan proyek KCIC.
“Di daerah sekitar Bogor ada perusahaan pertambangan yang legal dan sering menggunakan ledakan dalam pertambangannya, kebetulan daerah itu terlewati oleh jalur rel kereta cepat. Nah kemari sudah ada kesepakatan bahwa titik yang sering ada ledakan itu dipindahkan menjauh 50 meter kiri kanan dari jalur rel,” ujar Iwa.
Selain itu revisi RDTR Kabupaten Kota yang dilewati juga sebagaian selesai untuk kepentingan jalur KA.
“Sebagian kabupaten kota yang memang harus merevisi RDTRnya sudah rampung merevisi dan kini tinggal pengesahannya saja, ini sangat menunjang dalam proses pembangunan kereta cepat,” kata Iwa.
Proses yang lain adalah soal pembebasan lahan yang membuat Iwa juga banyak mengalami kemajuan berarti, sehingga proyek pembangunan KA Cepat Jakarta-Bandung boleh dibilang masih on schedule. (Pun)
| Tweet |