Ridwan Kamil: Kolaborasi Semua Pihak Benteng Utama Cegah Penyebaran Covid

KOTA BANDUNG- Penanganan Covid-19 merupakan tanggung jawab semua pihak, karena kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun, amat penting dalam mengendalikan sebaran Covid-19. 

“Kolaborasi dari semua pihak menjadi benteng utama dalam mencegah penyebaran Covid-19” kata Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil, dalam jumpa pers di Makodam III/Siliwangi, Selasa (17/11/2020). 

Gubernur mengimbau kepada semua lapisan masyarakat, mulai dari pemimpin komunitas sampai organisasi masyarakat (ormas) untuk tetap menerapkan protokol kesehatan manakala menggelar kegiatan. 

“Silakan berkegiatan, silakan produktif. Bikin acara, tapi dengan menggunakan Adaptasi Kebiasaan Baru. Jangan produktif, tapi masih pakai pola kebiasaan lama. Intinya kita semua boleh produktif, asalkan dengan kebiasaan baru, dibatasi yang hadirnya. Sisanya, bisa mengikuti secara daring dari rumah,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur yang Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat, melaporkan penanganan Covid-19 dari sisi epidemiologi. 

“Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Jabar terus meningkat, dari 73% menjadi 76,9%. Data Pikobar (Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar) pada Selasa (17/11/20), pengetesan (testing) metode uji usap (swab test) Polymerase Chain Reaction sudah mencapai 604.466 spesimen, sedangkan angka kematian mengalami penuruman dari 1,9 persen menjadi 1,8 persen,” tuturnya.

Gubernur menyatakan, yang sedang terus  waspadai adalah lonjakan kasus pascalibur panjang (Oktober 2020), dimana ada peningkatan keterisian rumah sakit yang menyentuh angka 66,55 persen. 

“Kami akan terus menekan angka tersebut, tegasnya.

Gubernur mengapresiasi kinerja Kapolda Jabar lama yakni Irjen Rudy Sufahriady dalam mengawal penanganan Covid-19 di Jawa Barat, sebelum posisi baru ditempati Irjen Ahmad Dofiri.

“Pak Kapolda Jabar saya ucapkan terima kasih karena selama proses mengendalikan Covid-19 sejak Maret sampai saat ini kinerjanya sangat luar biasa. Bahkan beliau dengan semangat solidaritas menjadi relawan COVID-19 tanpa diminta,” ucapnya. 

Gubernur menyatakan, dirinya sangat menghargai keputusan institusi Polri dan  menyambut dan mengucapkan selamat datang dan bertugas kepada Kapolda Jabar baru, Irjen Ahmad Dofiri.

“Kita harus saling menghormati pertimbangan-pertimbangan institusi. Saya tidak bisa memberikan penilaian. Saya kira itu sesuai dengan situasi yang terjadi di hari ini.  Saya hormati institusi kepolisian,” pungkasnya. (Parno)

               

Topic:

Just For You