Tanihub Kembangkan Sistem Pertanian 4.0

KAB. BEKASI – Jika selama ini hasil pertanian dipasarkan dengan sistem manual, melalui bandar dan dijual ke pasar-pasar tertentu, maka Tanihub sebuah perusahaan yang menampung hasil pertanian, mengembangkan distribusi hasil pertanian dengan sistem modern. Menurut Direktur TaniSuplay Sariyo, anak perusahaan dari TaniGroup perusahaan sudah mengembangkan sistem distribusi hasil pertanian 4.0 ini sejak 4 tahun lalu.

“Ini hasil karya anak bangsa  anak-anak muda yang memikirkan bagaimana agar hasil pertanian itu dirasakan lebih besar manfaatnya oleh petani sendiri, dengan memotong jalur atau rantai distribusi panjang” katanya, di Bekasi, Rabu (17/2/2021).

Sejak dirintis 4 tahun lalu, kini Tanihub sudah bisa menyerap hasil pertanian dari seluruh Indonesia mulai dari Sumatera hingga Papua.

“Hampir dari seluruh daerah di Indonesia kita serap hasil pertaniannya, lalu kita sortir, kita packing lalu kita pasarkan. Di samping itu kita juga melakukan  pembinaan kepada para petani supplier kita tentang pertanian yang baik” tutur Sariyo.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil berkesempatan meninjau werehouse Tanihub di kawasan industri Jababeka Bekasi, sebagai upaya dalam pengembangan dan pembentukan  program petani milenial di Provinsi Jabar.

“Ini sebagai bukti bahwa sistem pertanian sekarang sudah mengikuti era 4.0. Ini kesempatan besar, makanya saya optimis dengan program petani milenial yang baru kita bentuk” ujar Kang Emil.

Kang Emil berharap dengan program petani milenial itu, para pemuda tidak lagi berbondong-bondong ke kota, tetapi cukup mengembangkan desanya dengan bertani. (Pun)

               

Topic:

Just For You