BANDUNG-Gubernur Jawa Barat terpilih, Ridwan Kamil masih terus mencari orang-orang untuk masuk dalam Majelis pertimbangan Gubernur. Ia mengaku sudah meminta mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dan Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Mochammad Iriawan.
Majelis tersebut nantinya berfungsi untuk menampung berbagai gagasan termasuk masukan dari tokoh yang dinilai kredibel kepada Ridwan Kamil demi kemajuan Jawa Barat.
“Pak Iwan (panggilan Mochammad Iriawan) menyadari Jabar harus diawasi. Mudah-mudahan pak Iwan berkenan (masuk menjadi anggota Majelis Pertimbangan Gubernur),” katanya saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (20/8/2018).
“Saya sudah menawarkan ke Pak Aher (Ahmad Heryawan) beliau tertarik, isinya kan memang ada mantan gubernur,” sambungnya.
Nama Mochammad Iriawan masuk menjadi kriteria, Ridwan Kamil sebut tidak terlepas dari pengalamannya menjabat sebagai Penjabat Gubernur. Pria yang karib disapa Emil itu menilai kinerja Iriawan sangat baik.
“Dalam Pilkada kemarin tidak ada kaca pecah dan darah yang tumpah. Beliau (Iriawan) mengefektifkan penyelenggaraan pemerintahan, beliau safari ke banyak daerah, mengunjungi warga Jabar. Poin kegesitannya sembilan lah,” ucap Emil.
Menurutnya, Itu adalah cara untuk merangkul semua yang mencintai Jabar. Kang Emil mengaku dipilih 32 persen (warga), berarti ada 68 persen ada di kelompok yg tidak mendukungnya pada Pilkada lalu. Tentulah sangat baik kalau semua bergabung dalam rombongan ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, rencana pembentukan majelis ini mendapat respons positif berbagai pihak. Termasuk dari para pesaingnya di Pilgub Jabar lalu yang diajak menjadi anggota. (Pun)
| Tweet |