CIAMIS– Ribuan relawan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dari berbagai wilayah di Kabupaten Ciamis menggelar silaturahmi dan doa bersama di Alun-alun Ciamis, Jumat (26/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus menegaskan komitmen para relawan dalam mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program prioritas nasional.
Ketua pelaksana kegiatan, KH. Samsu Romrli, mengatakan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berperan dalam meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang luas bagi berbagai sektor. Menurutnya, program tersebut telah menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja, sekaligus menggerakkan sektor pertanian, peternakan, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terlibat dalam rantai penyediaan bahan pangan.
“Program MBG memberikan manfaat yang nyata. Dampaknya dirasakan oleh petani, peternak, pelaku usaha, hingga tenaga kerja yang terlibat dalam operasional dapur. Di Kabupaten Ciamis sendiri jumlah relawan telah mencapai lebih dari 8.000 orang,” ujar KH. Samsu Romrli.
Ia menjelaskan, kegiatan silaturahmi dan doa bersama tersebut dilaksanakan sebagai bentuk dukungan moral serta upaya memperkuat soliditas para relawan agar tetap konsisten mengawal pelaksanaan program di daerah.
Menanggapi adanya penolakan terhadap Program Makan Bergizi Gratis di sejumlah daerah, KH. Samsu menilai hal tersebut tidak mencerminkan suara mayoritas masyarakat. Menurutnya, sebagian besar warga justru merasakan manfaat langsung dari program tersebut.
“Kami tetap mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis. Selama manfaatnya dirasakan masyarakat, kami akan terus mengawal pelaksanaannya,” tegasnya.
Terkait penghentian sementara operasional sejumlah dapur MBG, ia menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari penyesuaian teknis berdasarkan arahan Badan Gizi Nasional (BGN). Meski demikian, para relawan tetap siap kembali menjalankan tugas ketika operasional program kembali dibuka.
“Kami mengikuti arahan dari BGN. Meski operasional sementara dihentikan, semangat para relawan tetap terjaga dan siap kembali bekerja ketika program kembali berjalan,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, dedikasi para relawan menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ciamis, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh relawan yang telah bekerja dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab. Kontribusi yang diberikan merupakan investasi besar dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujar Andang.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat menjadi kunci agar Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Ciamis. Dengan dukungan seluruh pihak, program tersebut diharapkan terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas gizi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi
masyarakat di daerah.