Hadapi Era Digital, Dandim Manggarai Barat Tingkatkan Pengelolaan Website Resmi Kodim Lebih Aktif dan Informatif

ciamisnews
ciamisnews

Kodim 1630/Manggarai Barat memperkuat kanal informasi resminya melalui pelatihan digitalisasi bagi jajaran staf Kodim pada Selasa (26/5). Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan satuan dalam mengelola informasi yang valid, tertib, dan mudah diakses masyarakat.

Di bawah arahan Dandim 1630/Manggarai Barat, Letkol Inf Budiman Manurung, S.E., M.I.P., pelatihan tersebut melibatkan staf lintas fungsi, yakni Staf 1 Intelijen, Staf 2 Operasi, Staf 3 Personel, Staf 4 Logistik, dan Staf 5 Teritorial.

Pelatihan ini difokuskan pada pengelolaan website resmi Kodim sebagai kanal informasi resmi satuan. Melalui kanal tersebut, kegiatan Kodim, pembinaan teritorial, komunikasi sosial, karya bakti, kegiatan Babinsa, hingga dokumentasi bersama masyarakat dapat tersaji lebih rapi dan menjadi arsip digital jangka panjang.

Dandim 1630/Manggarai Barat menilai penguatan kanal informasi resmi menjadi kebutuhan penting di tengah cepatnya arus informasi digital. Sebagai satuan teritorial di wilayah strategis pariwisata nasional, Kodim perlu memiliki ruang publikasi sendiri agar informasi mengenai kegiatan satuan dapat disampaikan secara langsung, benar, dan terverifikasi.

Website resmi Kodim diarahkan menjadi rumah informasi satuan. Tidak hanya sebagai media publikasi, kanal tersebut juga berfungsi sebagai pusat arsip kegiatan, rujukan informasi, dan sarana untuk memperkuat komunikasi publik Kodim di wilayah Manggarai Barat.

Langkah ini juga dinilai relevan bagi Labuan Bajo yang menjadi salah satu wajah pariwisata Indonesia di mata dunia. Arus informasi yang tidak utuh atau tidak terverifikasi dapat memengaruhi persepsi publik terhadap citra keamanan dan stabilitas wilayah. Karena itu, keberadaan kanal resmi Kodim menjadi bagian penting dalam menjaga ruang informasi yang sehat.

Dalam pelatihan tersebut, staf Kodim mendapatkan pembekalan teknis mengenai pengelolaan website, mulai dari masuk ke dashboard, mengunggah berita, memasukkan foto, menyusun judul, menentukan kategori, melakukan pengecekan tampilan, hingga menerbitkan konten sesuai alur yang ditetapkan.

Pelibatan staf lintas fungsi menunjukkan bahwa digitalisasi informasi bukan hanya tugas satu orang. Staf Intelijen dapat berperan dalam ketertiban dan sensitivitas informasi; Staf Operasi dalam publikasi kegiatan satuan; Staf Personel dalam dokumentasi internal; Staf Logistik dalam informasi dukungan satuan; dan Staf Teritorial dalam publikasi kegiatan TNI bersama masyarakat.

Dengan pelatihan ini, Kodim diharapkan tidak bergantung pada satu operator, melainkan memiliki beberapa personel yang memahami cara mengelola informasi resmi secara mandiri. Hal ini penting agar kanal informasi tetap berjalan meskipun terjadi rotasi personel.

Program digitalisasi ini juga sejalan dengan kebutuhan TNI untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi. Di lingkungan TNI AD, peningkatan kemampuan digital, sistem informasi, keamanan siber, dan pengelolaan data telah menjadi bagian dari upaya memperkuat kapabilitas personel dalam menghadapi perubahan zaman.

Dalam konteks satuan teritorial, kemampuan mengelola informasi publik menjadi bagian dari komunikasi sosial dan pembinaan wilayah. Informasi yang valid, tertib, dan positif dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap satuan, sekaligus menunjukkan kerja-kerja prajurit di lapangan.

Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa kekuasaan yang diberikan kepada TNI dan Polri merupakan amanah rakyat yang harus dijalankan dengan dedikasi dan pengabdian. Semangat tersebut tercermin dalam upaya satuan teritorial memperkuat pelayanan informasi kepada masyarakat melalui kanal resmi yang lebih terbuka dan bertanggung jawab.

Digitalisasi ini sekaligus memperkuat citra TNI sebagai institusi yang dekat dengan rakyat dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Melalui kanal resmi, masyarakat dapat melihat langsung kegiatan Kodim dalam pembinaan teritorial, karya bakti, bantuan sosial, komunikasi sosial, dan kegiatan lain yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Dukungan terhadap kegiatan ini diberikan oleh Juara Holding Group melalui program CSR digitalisasi. Dukungan tersebut mencakup pendampingan website, pelatihan admin, standar awal konten, dokumentasi, dan maintenance teknis agar sistem dapat berjalan berkelanjutan.

Founder Juara Holding Group, Agung Afif, menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari komitmen JHG dalam membantu penguatan komunikasi publik di Manggarai Barat.

 

“Bagi kami, kanal resmi Kodim bukan sekadar website. Ini adalah rumah informasi resmi, tempat kegiatan TNI bersama rakyat dapat terdokumentasi dengan benar. Kodim tetap memegang arah dan narasi; JHG hanya membantu sistem, pelatihan, dan pendampingan teknis,” ujar Agung.

 

Menurut Agung, Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata prioritas membutuhkan ekosistem informasi yang sehat dan terpercaya. Informasi yang valid tidak hanya penting bagi masyarakat lokal, tetapi juga bagi wisatawan, investor, dan pemangku kepentingan yang melihat Labuan Bajo sebagai wajah Indonesia di kawasan timur.

 

“Ketika informasi wilayah tertib, valid, dan resmi, citra daerah ikut kuat. Sinergi sipil-militer dalam ruang digital seperti ini penting untuk menjaga kepercayaan publik, sekaligus mendukung citra Labuan Bajo sebagai destinasi yang aman dan kondusif,” katanya.

 

Agung menegaskan bahwa dukungan JHG tidak dimaksudkan untuk mengambil alih fungsi publikasi Kodim. Arah konten, validasi, dan penggunaan kanal informasi tetap sepenuhnya berada di bawah Kodim.

 

“Yang paling penting, staf Kodim bisa mandiri. Kami membantu membangun sistem dan mendampingi teknisnya. Ke depan, kanal ini diharapkan terus hidup sebagai aset digital Kodim,” ujarnya.

 

Melalui program ini, Kodim 1630/Manggarai Barat diharapkan memiliki kanal informasi resmi yang aktif, tertib, dan dapat menjadi rujukan publik. Dengan sistem tersebut, rekam jejak kegiatan Kodim dapat tersimpan lebih baik dan mudah diakses kembali.

 

Langkah digitalisasi ini menjadi salah satu pondasi awal penguatan wajah digital Kodim 1630/Manggarai Barat. Di bawah kepemimpinan Letkol Inf Budiman Manurung, Kodim tidak hanya bergerak di lapangan, tetapi juga mulai membangun sistem informasi resmi yang mampu menjawab tantangan era digital.

 

Bagi jajaran Kodam IX/Udayana, langkah ini menjadi wujud kesiapan satuan bawah dalam mendukung publikasi positif, komunikasi teritorial, dan penguatan informasi resmi di wilayah Bali-Nusa Tenggara. Kodim 1630/Manggarai Barat menunjukkan bahwa satuan teritorial dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan tugas pokoknya bersama rakyat.

 

Ke depan, kanal informasi resmi Kodim diharapkan dapat menjadi pusat berita, arsip digital, sarana edukasi publik, serta ruang komunikasi yang memperlihatkan kedekatan TNI dengan masyarakat Manggarai Barat.

Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *