CIAMIS – Komunitas Doervoer menggelar kegiatan bakti sosial berupa donor darah dan santunan kepada anak yatim piatu, penyintas thalasemia, serta warga lanjut usia di Joglo Timur Pendopo Kabupaten Ciamis, Kamis (18/6/2026). Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 tersebut berhasil menyalurkan bantuan kepada 160 penerima manfaat dan mendapat apresiasi langsung dari Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya.
Kegiatan sosial tersebut dihadiri oleh unsur Pemerintah Kabupaten Ciamis, komunitas, organisasi masyarakat, dan para donatur. Selain donor darah, santunan diberikan kepada 70 anak yatim piatu, 50 penyintas thalasemia, dan 40 warga lanjut usia. Bupati Ciamis Herdiat Sunarya secara langsung membuka kegiatan dan menegaskan pentingnya semangat gotong royong sebagaimana tema Hari Jadi Kabupaten Ciamis tahun ini, yakni “Guyub Ngawangun Galuh.”
Ketua penyelenggara sekaligus Gubernur Doervoer, Rusna Apriatna, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan kemanusiaan tersebut. Menurutnya, gerakan sosial yang dilakukan Doervoer mengedepankan pendekatan personal dan keikhlasan tanpa menggunakan sistem proposal resmi.
“Target awal kami sebenarnya 150 orang. Namun alhamdulillah, antusiasme donatur sangat tinggi sehingga yang terealisasi mencapai 160 orang,” ujar Rusna.
Ia menjelaskan bahwa dana yang terkumpul berasal dari donasi individu, dukungan berbagai instansi, komunitas, serta elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan rasa bangga atas tingginya kepedulian masyarakat yang ditunjukkan melalui kegiatan tersebut. Menurutnya, pelaksanaan santunan pada bulan Muharram menjadi momentum yang sangat baik untuk meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Herdiat menilai semangat gotong royong merupakan identitas sekaligus kekuatan utama masyarakat Ciamis. Di tengah berbagai tantangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), kontribusi masyarakat melalui swadaya dan kepedulian sosial menjadi salah satu penopang pembangunan daerah.
“Kalau diingat-ingat, gotong royong di Ciamis itu sangat luar biasa besar. Mulai dari membangun jalan, irigasi, madrasah, hingga kegiatan sosial keagamaan di tingkat desa dan RT/RW,” kata Herdiat.
Menurutnya, sebagian besar pembangunan di Kabupaten Ciamis tidak terlepas dari partisipasi aktif masyarakat. Berbagai kegiatan sosial dan inisiatif mandiri warga, termasuk bakti sosial yang dilakukan Komunitas Doervoer, memiliki nilai ekonomi yang besar meskipun tidak tercatat dalam anggaran pemerintah.
“Semangat membangun Galuh secara bersama-sama harus terus dipelihara. Sesulit apa pun pekerjaan, jika dikerjakan dengan guyub dan dicari solusinya bersama, Insya Allah tidak akan ada pekerjaan berat yang tidak selesai,” tegasnya.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut ditutup dengan penyerahan bantuan sembako kepada para penerima manfaat serta doa bersama untuk kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Ciamis di masa mendatang.