Bank Mini SMKN 1 Ciamis Resmi Diluncurkan, Jadi Sarana Pembelajaran Perbankan dan Literasi Keuangan

ciamisnews
ciamisnews

CIAMISNEWS — SMK Negeri 1 Ciamis resmi meluncurkan Bank Mini melalui program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar), Kamis (10/9/2026). Program hasil kolaborasi dengan Bank bjb tersebut tidak hanya mendorong kebiasaan menabung, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi siswa mengenai perbankan, literasi keuangan, pelayanan nasabah, hingga pengelolaan bisnis.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdisdik) Jawa Barat, Deden Saepul Hidayat, yang hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, mengatakan Bank Mini perlu dimanfaatkan sebagai media pembelajaran faktual bagi siswa SMK.

“Mini banking ini sebetulnya alat agar anak-anak kita belajar lebih faktual, belajar bagaimana menghadapi customer, dan lainnya. Yang intinya, lebih dalam belajar literasi keuangan,” ujar Deden.

Menurut Deden, keberadaan Bank Mini sejalan dengan konsep teaching factory yang tengah dikembangkan di SMK. Melalui pembelajaran tersebut, siswa diharapkan mendapatkan pengalaman yang semakin dekat dengan kondisi nyata di dunia usaha dan dunia industri.

Ia juga menekankan pentingnya pembekalan soft skill, terutama kemampuan berkomunikasi, melayani pelanggan, dan membangun karakter.

“Bagaimana cara menghadapi orang, bagaimana berkomunikasi yang baik, dan sebagainya. Ini penting disampaikan dalam situasi pembelajaran faktual,” katanya.

Memperkuat Literasi Keuangan Siswa

Kepala SMKN 1 Ciamis, Cepy Wahyudin, menjelaskan bahwa keberadaan Bank Mini di sekolah tersebut memiliki sejarah panjang. Cikal bakalnya telah ada sejak 1964 dengan nama Bank Mahesa, kemudian berkembang menjadi e-Bank School.

Sejak 2025, e-Bank School diarahkan menjadi bagian dari teaching factory melalui kerja sama dengan Bank bjb.

Pada April 2026, sekolah mulai menerapkan program Simpanan Pelajar (SimPel) sebagai bagian dari program Satu Rekening Satu Pelajar.

Hingga September 2026, e-Bank School tercatat memiliki 1.142 nasabah dari sekitar 2.005 siswa. Selain itu, terdapat 273 nasabah internal yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan.

Cepy mengatakan Bank Mini diharapkan tidak hanya mengajarkan transaksi perbankan, tetapi juga membentuk kebiasaan siswa dalam mengelola keuangan sejak dini.

“Ketika nanti mendapatkan gaji, mereka sudah terbiasa dengan pengelolaan keuangan sehingga lebih bagus dan terarah,” ujarnya.

Bank bjb Buka Peluang Magang

Deputi CEO Regional Kantor Wilayah 3 Bank bjb, Wahyu Indra Gunawan, menyatakan komitmennya untuk mendukung program Satu Rekening Satu Pelajar sekaligus memperluas edukasi perbankan di lingkungan sekolah.

Ia berharap program serupa dapat berkembang di berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Ciamis.

Selain mendukung edukasi perbankan, Bank bjb juga membuka peluang bagi lulusan SMA dan SMK untuk mengikuti program internship. Program tersebut diarahkan agar peserta memperoleh pengalaman kerja secara langsung, termasuk sebagai teller dan customer service.

“Ini benar-benar magang di kita. Kita arahkan menjadi teller dan customer service dan itu langsung ke dunia nyata,” ungkap Wahyu.

Siswa Mulai Membiasakan Diri Menabung

Bagi siswa SMKN 1 Ciamis, keberadaan Bank Mini di lingkungan sekolah membuat aktivitas menabung menjadi lebih mudah.

Arbi Alviano, siswa kelas XI PPLG SMKN 1 Ciamis, mengaku rutin menyisihkan uang sakunya untuk ditabung. Dari uang harian sebesar Rp30 ribu, ia menyisihkan Rp10 ribu setiap hari untuk tabungan yang ditujukan sebagai dana darurat.

“Tujuannya buat uang darurat,” ungkapnya.

Menurut Arbi, menabung melalui Bank Mini lebih aman dibandingkan menyimpan uang di celengan karena uang yang telah ditabung tidak mudah diambil kembali.

“Kalau saya menabung di rumah sendiri, bisa saja besoknya diambil lagi. Dengan adanya Bank Mini di sekolah, saya jadi mudah untuk menabung,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Fitria Ida Novita, siswi kelas XI Akuntansi 4. Menurutnya, kebiasaan menabung perlu dibarengi dengan kemampuan mengatur uang saku.

“Uang jajan harus kita atur. Untuk jajan segini dan untuk menabung segini. Jadi, uang enggak terhambur buat kegiatan yang tidak berguna,” tuturnya.

Ia berharap keberadaan Bank Mini membuat siswa semakin rajin menabung sekaligus mampu mengelola keuangan sejak dini.

“Mudah-mudahan, siswa-siswi bisa lebih giat mengelola keuangan, pintar menabung, dan pintar belajar juga,” ucapnya.

Peresmian Bank Mini SMKN 1 Ciamis tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Erwan Darmawan.

Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *