CIAMISNEWS – Wasit di Uruguay mulai menguji kartu kuning dan merah elektronik untuk membantu pencatatan pertandingan sepak bola. Perangkat menyerupai ponsel pintar tersebut digunakan Eduardo Varela saat memimpin laga Nacional melawan Rentistas pada Copa AUF Uruguay di Stadion Gran Parque Central, Kamis (15/10/2026).
Dalam pertandingan yang dimenangi Nacional dengan skor 3-0 itu, Varela menggunakan perangkat digital untuk menunjukkan kartu kepada pemain. Teknologi tersebut dikembangkan untuk mempermudah pencatatan kartu, pergantian pemain, gol, serta berbagai kejadian lain selama pertandingan.
Uji coba ini menjadi bagian dari pengembangan sistem administrasi perwasitan yang melibatkan Asosiasi Sepak Bola Uruguay (AUF) dan perusahaan teknologi lokal, REFe. Meski sudah digunakan dalam pertandingan, perangkat tersebut masih memiliki sejumlah keterbatasan, terutama terkait keterlihatan warna kartu dan sinkronisasi data.
Perangkat Digital dengan Dua Tombol
Kartu elektronik tersebut berbentuk menyerupai ponsel pintar dengan dua tombol khusus untuk menampilkan warna kuning dan merah. Ketika wasit menekan tombol yang sesuai, layar perangkat akan menampilkan warna kartu sebagai tanda keputusan kepada pemain.
Menurut penjelasan Varela yang dikutip media Uruguay, layar perangkat juga menampilkan lambang kedua tim. Wasit dapat memilih tim, kemudian menentukan nomor pemain yang menerima kartu atau tercatat dalam kejadian tertentu.
Sistem tersebut juga menyediakan menu untuk mencatat pergantian pemain dan gol. Selain itu, terdapat fitur untuk merekam keterangan audio mengenai alasan pemberian kartu atau perilaku pemain yang menjadi dasar tindakan disipliner.
Dalam pertandingan Nacional kontra Rentistas, Juan Pablo Plada dari Rentistas menjadi pemain pertama yang menerima kartu kuning elektronik. Pada babak kedua, penyerang Nacional, Nahuel Gelos, menerima kartu merah melalui perangkat yang sama.
Membantu Administrasi Wasit
Penggunaan kartu elektronik tidak hanya ditujukan untuk menggantikan kartu konvensional, tetapi juga menyederhanakan pekerjaan administratif wasit.
Dalam sistem lama, wasit perlu mencatat nomor pemain, menit kejadian, dan alasan pemberian kartu menggunakan kertas. Informasi tersebut kemudian digunakan untuk menyusun laporan pertandingan.
Melalui perangkat digital, sejumlah informasi dapat dicatat langsung ketika kejadian berlangsung. Sistem ini juga memiliki fitur yang memberi peringatan apabila pemain yang sudah menerima kartu kuning kembali akan menerima kartu kuning kedua.
Menurut Varela, perangkat tersebut dapat menghemat waktu pencatatan di lapangan. Meski demikian, ia menjelaskan bahwa wasit tetap harus memeriksa kembali hasil pencatatan dan mengunggah foto formulir fisik ke sistem administrasi.
Dengan demikian, penerapan teknologi ini belum sepenuhnya menghapus prosedur manual.
Integrasi COMET Masih Dikembangkan
Perangkat kartu elektronik tersebut dirancang untuk membantu pengelolaan data pertandingan melalui sistem digital. Salah satu tujuan pengembangannya adalah menghubungkan informasi yang dicatat wasit dengan COMET, platform yang digunakan AUF untuk administrasi pertandingan.
Namun, integrasi langsung dengan COMET masih menjadi pekerjaan lanjutan. Menurut keterangan Mauro Sacco, salah satu direktur REFe, data dari perangkat dapat diunggah ke server, sedangkan penghubungan dengan sistem COMET masih menjadi tantangan teknis.
Varela juga menjelaskan bahwa perangkat tidak menggunakan koneksi internet saat pertandingan berlangsung. Sinkronisasi dilakukan sebelum dan sesudah pertandingan, sehingga pencatatan dari perangkat belum otomatis tersinkronisasi dengan perangkat milik seluruh anggota tim wasit selama laga.
Pengembangan berikutnya mencakup kemungkinan menyempurnakan mekanisme pertukaran data agar proses pencatatan dapat berlangsung lebih efisien.
Masalah Visibilitas Masih Menjadi Kendala
Meski menawarkan kemudahan administrasi, kartu elektronik masih menghadapi persoalan keterlihatan warna pada layar.
Sebelum digunakan dalam laga Nacional melawan Rentistas, perangkat tersebut direncanakan untuk diuji dalam pertandingan Defensor Sporting melawan Plaza Colonia pada 30 September 2026. Namun, kondisi pencahayaan membuat warna kartu sulit terlihat sehingga perangkat tidak digunakan sesuai rencana awal.
Dalam pertandingan Nacional kontra Rentistas, perangkat akhirnya digunakan oleh Varela. Meski demikian, warna pada layar masih dinilai sulit dikenali dari sejumlah sudut pandang dan jarak.
Varela mengusulkan penambahan lampu LED di sekeliling layar agar warna kartu lebih mudah terlihat oleh penonton di stadion.
Pihak pengembang menyatakan bahwa perangkat masih dapat disempurnakan, terutama pada bagian perangkat keras. Penambahan LED masih berupa opsi perbaikan yang sedang dipertimbangkan, bukan fitur yang sudah dipastikan diterapkan.
Dikembangkan Selama Tiga Tahun
Menurut keterangan REFe yang diberitakan media Uruguay, pengembangan perangkat tersebut telah berlangsung selama sekitar tiga tahun.
Sacco menjelaskan bahwa proyek ini dibiayai oleh pihak swasta. AUF memberikan kesempatan kepada pengembang untuk menguji perangkat dalam pertandingan, tetapi tidak menanamkan investasi langsung dalam proyek tersebut.
Perangkat itu dilaporkan memiliki berat sekitar 148 gram, ketebalan sekitar 7 milimeter, dan menggunakan sistem operasi Android.
Pengujian dalam pertandingan menjadi bagian dari evaluasi terhadap fungsi perangkat, kemudahan penggunaan, serta kemampuannya mendukung pekerjaan wasit dalam situasi kompetitif.
Kartu Konvensional Belum Sepenuhnya Ditinggalkan
Uji coba kartu elektronik di Uruguay menunjukkan upaya digitalisasi dalam administrasi pertandingan sepak bola. Teknologi ini dirancang untuk menggabungkan penyampaian keputusan disipliner dan pencatatan kejadian pertandingan dalam satu perangkat.
Namun, penggunaannya belum berarti kartu kuning dan merah konvensional telah resmi dihapus. Pencatatan manual masih diperlukan, sedangkan integrasi dengan COMET dan peningkatan keterlihatan layar masih menjadi bagian dari pengembangan.
Untuk saat ini, kartu elektronik tersebut masih berada dalam tahap pengujian. Belum ada kepastian mengenai penerapan yang lebih luas di luar penggunaan yang telah dilaporkan di Uruguay.
Wasit Uruguay Uji Kartu Elektronik, Catat Pelanggaran dan Pergantian Pemain
Leave a comment