Kebakaran Gudang Rongsok di Ciamis Diduga Dipicu Pembakaran Sampah Tanpa Pengawasan

ciamisnews
ciamisnews

CIAMISNEWS — Kebakaran melanda sebuah gudang penyimpanan barang bekas milik Nur Homsim (46) di Dusun Cangkring, Desa Ratawangi, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Sabtu (22/8/2026). Kebakaran gudang rongsok tersebut diduga dipicu pembakaran sampah yang dilakukan tanpa pengawasan hingga api merembet ke material yang mudah terbakar.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.

Kebakaran juga sempat menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi tersendat. Sejumlah pengendara memperlambat laju kendaraan karena ingin melihat kobaran api.

Damkar Banjarsari Langsung Dikerahkan

Kasatpol PP Kabupaten Ciamis Rd. Ega Anggara Alqausar melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran, Trisyanto, mengatakan piket Damkar Pos WMK Banjarsari menerima laporan darurat terkait kebakaran gudang penyimpanan barang bekas tersebut.

“Tidak lama setelah mendapat laporan, personel piket Pos Damkar WMK Banjarsari langsung merespons dengan mengerahkan armada Damkar ke lokasi kejadian,” kata Trisyanto, Sabtu (22/8/2026).

Petugas kemudian melakukan penanganan untuk memadamkan api agar tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Kebakaran Gudang Rongsok Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah

Berdasarkan pemeriksaan petugas di lokasi, api diduga berasal dari pembakaran sampah yang dilakukan di dekat tempat penyimpanan barang bekas.

Pembakaran tersebut diduga ditinggalkan tanpa pengawasan. Api kemudian merembet ke material yang berada di gudang dan mudah terbakar.

“Ada orang membakar sampah di dekat lokasi penyimpanan barang bekas lalu ditinggal pergi,” ujar Trisyanto.

Kondisi cuaca yang terik dan tiupan angin kencang turut mempercepat pembesaran kobaran api. Percikan api kemudian menyambar material di gudang hingga seluruh isi bangunan terbakar.

Api Berhasil Dipadamkan

Petugas Damkar Pos WMK Banjarsari berhasil memadamkan api sebelum merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

“Berkat kesigapan personel dan laporan cepat dari warga, api berhasil dipadamkan dengan sempurna. Sehingga api tidak merembet ke bangunan lain yang ada di sekitarnya,” ungkap Trisyanto.

Tidak ada laporan korban jiwa atau luka-luka akibat kebakaran tersebut. Sementara itu, pemilik gudang diperkirakan mengalami kerugian materi sekitar Rp10 juta.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya tidak meninggalkan pembakaran sampah tanpa pengawasan, terutama di sekitar material yang mudah terbakar dan saat kondisi cuaca terik serta berangin.

Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *