CIAMISNEWS – Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kabupaten Ciamis memberikan santunan kepada 78 penerima manfaat, terdiri atas 64 pasien kanker yang masih menjalani pengobatan dan 14 keluarga pasien kanker yang telah meninggal dunia.
Santunan tersebut disalurkan dalam kegiatan bertema “Menyemai Harapan, Mendukung Ketangguhan Pejuang Kanker” yang berlangsung di Aula Gedung PKK Kabupaten Ciamis, Rabu (23/9/2026).
Selain pemberian santunan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat dukungan kepada pasien kanker dan keluarga yang tengah menghadapi perjuangan akibat penyakit tersebut.
Ketua YKI Cabang Kabupaten Ciamis, Hj. Kania Ernawati Herdiat, menegaskan bahwa kegiatan itu tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menghadirkan kepedulian dan kebersamaan bagi pasien serta keluarga.
“Bapak dan ibu tidak sendiri. Ada keluarga yang mendampingi, tenaga kesehatan yang melayani, pemerintah yang berupaya hadir, dan masyarakat yang peduli,” ungkap Kania.
Pesan tersebut terangkum dalam slogan kegiatan, “Aku Kuat, Aku Bisa, Aku Sembuh”, yang ditujukan untuk memberikan semangat kepada para pejuang kanker agar terus menjalani proses pengobatan dengan ikhtiar dan tawakal.
Herdiat Minta Pasien Kanker Tak Menyerah
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya turut memberikan penguatan kepada para pasien kanker agar tidak menyerah menghadapi penyakit yang membutuhkan perjuangan panjang.
“Penyakit kanker adalah suatu penyakit yang cukup berat. Namun bapak ibu tidak boleh putus asa dan teruslah berikhtiar. Yang tidak kalah penting, jangan pernah goyah keyakinan bahwasannya Allah SWT pasti akan memberikan kesembuhan, karena bagi-Nya tidak ada yang tidak mungkin,” tutur Herdiat.
Herdiat mengatakan para pasien kanker tidak menghadapi perjuangan tersebut seorang diri. Menurutnya, dukungan keluarga, masyarakat, pemerintah, Baznas, dan berbagai pihak lainnya menjadi bagian dari dukungan bagi pasien dan keluarga.
“Bapak ibu tidak sendiri. Ada keluarga, warga masyarakat, ada jajaran pemerintahan, Baznas yang pasti membantu. Saya yakin semua akan dapat teratasi jika kita sesuai dengan tagline Kabupaten Ciamis guyub ngawangun Galuh,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa semangat gotong royong masyarakat Ciamis menjadi kekuatan dalam membantu warga yang membutuhkan.
Menurut Herdiat, keterbatasan kemampuan keuangan daerah menjadi salah satu tantangan. Namun, semangat masyarakat untuk saling membantu dinilainya menjadi kekuatan dalam menghadapi kondisi tersebut.
“Jika melihat keuangan daerah tiap tahun defisit terus. Namun di samping keterbatasan anggaran tersebut, yang menguatkan hati saya adalah semangat masyarakat dengan budaya gotong royong, saling bahu-membahu membantu antar sesama,” ujarnya.
Baznas Diminta Data Rekening Pasien
Dalam kesempatan tersebut, Herdiat meminta para pasien kanker untuk tetap menjalani pengobatan dan tidak bosan berikhtiar.
Bantuan yang diberikan dalam kegiatan tersebut antara lain bersumber dari Baznas melalui infak para ASN serta dukungan CSR Bank BJB.
Herdiat juga menginstruksikan Baznas Kabupaten Ciamis untuk mendata nomor rekening pribadi para pasien kanker. Pendataan tersebut dimaksudkan agar bantuan stimulan dapat diberikan kepada pasien setiap bulan.
“Lekas sembuh, panjang umur dan rezeki yang berlimpah. Semangat terus karena itu sangat berpengaruh terhadap proses kesembuhan bapak ibu semua,” pesan Herdiat.
Setelah pemberian santunan, kegiatan dilanjutkan dengan sharing session. Sesi tersebut menjadi ruang bagi pasien kanker dan keluarga untuk berbagi pengalaman, memperoleh penguatan, serta mendapatkan motivasi.
Kegiatan YKI Cabang Kabupaten Ciamis tersebut mempertemukan unsur kepedulian melalui santunan dan dukungan bagi pasien kanker. YKI Ciamis juga menyampaikan harapan agar kepedulian terhadap pasien kanker terus tumbuh sebagai gerakan bersama, sejalan dengan semangat gotong royong masyarakat Ciamis.